Berita Utama

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

SENIN

SELASA

RABU

KAMIS

JUMAT

SABTU

foto

» » » Liga dan Nyawa

Saya mengikuti betul informasi tentang dunia sepak bola baik yang lokal maupun internasional. Bahkan saya juga sempat membaca postingan Kang Emil terkait pertandingan Persib dan Persija di fanspagenya.

Kemenangan tipis yang diraih Persib di penghujung pertandingan membuat para bobotoh sumringah bahagia. Tetapi kebahagiaan itu memiliki cacat dan sekaligus duka mendalam.

Sebagai penikmat sepak bola, baik virtual maupun nyata, tentu saya merasa prihatin dengan kejadian kemain malam. Tragis dan amat disayangkan, dalam video itu ada aksi anak-anak yang ikut memukuli korban.

Jelas ini tindakan biadab. Penduduk Indonesia yang terkanal dengan budaya senyum dan keramahannya ini, harus mengajarkan seorang anak kecil terlibat dalam kasus pembunuhan. Mau jadi apa ia kelak ketika dewasa?

Kepada para pemakai dunia maya, stop menebar video tersebut, jika anda melakukan hal demikian, berarti secara tidak langsung ikut mengajarkan budaya kekerasan pada orang lain. So, cukup tahu dan biarkan pihak terkait yang menanganinya.

Kira-kira siapakah orangtua si anak tersebut? Apakah yang dirasakan orangtuanya ketika menyaksikan video tersebut dan melihat aksi anaknya ketika itu? Secara tidak langsung, sebagai orang tua, tentu telah gagal mendidik anak.

Sekali lagi sangat disayangkan dan tidak sepatutnya terjadi. Apa sih yang didapatkan dari yang namanya supporter? Alih-alih mempertahankan harga diri, harga diri yang mana? Harga diri siapa?

Yuk bebenah diri. Semua kudu belajar dewasa dan berpikir jernih. Saya sepakat dengan kalimat akhir Kang Emil, "Jika harus berakhir dengan nyawa, mendingan tak usah ada laga..."
___

__

«
Selanjutnya
Posting Lebih Baru
»
Sebelumnya
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silakan komen ya