Satu
Tuhan memberikan ketela, lalu oleh manusia dielaborasi secara kultural menjadi gethuk, keripik, dan thiwul.Ini merupakan langkah arif, tapi begitu kelompok-kelompok ini menyangka bahwa dirinya adalah ketela itu sendiri, terjadilah pertengkaran-pertengkaran. Di Indonesia, banyak sekali kiai yang datang membawa gethuk dan menginformasikan kepada umat bahwa itu ketela.Dua
Janganlah Kalian Takut Untuk menjadi DEWASA, karena kalian pasti akan menua dengan sendirinya, akan Tetapi Takutlah kalian Tak Menjadi DEWASA, sebab kewasaan Sikaplah yg akan menjadikan jalan Kebahagian dan Kemuliaan bagi Kalian. Begitu menurut Kata CAK NUNTiga
Jangan mati-matian mengejar sesuatu yang tidak bisa dibawa matiEmpat
Absurditas kejiwaan manusia: bahwa di puncak tangisku aku tertawa, di puncak tawaku aku menangis.




Tidak ada komentar: